KOLEKSI PUSTAKA

KOLEKSI PUSTAKA

MENANTI DIBACA

MENANTI DIBACA

MEMBACA

MEMBACA

BUKU PUN TERSENYUM

BUKU PUN TERSENYUM
Selamat Datang dan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Tafsir Q.S. Al Baqarah: 28

كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? (Q.S. Al Baqarah: 28)

Sebelum menjadi makhluk hidup, manusia adalah makhluk mati yang berasal dari tanah. Setelah manusia hidup Allah melanjutkan keturunannya dengan mempertemukan benda-benda mati yaitu sperma laki-laki dan ovum perempuan di dalam rahim perempuan. Setelah melalui beberapa proses kedua sel ini menjadi bentuk tertentu. Lalu Allah swt. meniupkan roh ke dalamnya, sehingga menjadilah ia makhluk hidup. Pada saatnya manusia lahir ke dunia, Allah menganugerahkan pendengaran, pengetahuan, hati dan akal, menjadikan makhluk yang paling sempurna bentuknya, menjadikan makhluk yang paling mulia di sisi-Nya. Allah menjadikan bumi ini untuk manusia untuk diambil manfaatnya, agar manusia dapat melaksanakan tugas-tugasnya sebagai hamba Allah, memberi rezeki untuk kelangsungan hidup dan kehidupannya sampai waktu yang ditentukan. Kemudian malaikat maut mencabut nyawa manusia, sehingga menjadilah ia mati kembali. Pada saatnya, Allah swt. menghidupkannya kembali untuk menghisabnya. Orang yang beriman dibalas dengan surga dan orang-orang kafir dimasukkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Ayat ini mengingatkan kepada orang-orang yang beriman tentang beberapa hal:

1. Allah Maha Kuasa menghidupkan dan mematikan, kemudian membangkitkannya kembali setelah matinya. Hanya kepada-Nya lah kembali semua makhluk.

2. Agar manusia jangan terlalu cenderung kepada dunia. Hidup yang sebenarnya ialah di akhirat nanti. Hidup di dunia merupakan hidup untuk mempersiapkan hidup yang lebih baik nanti.

3. Allah lah yang menentukan ukuran dan batas waktu kehidupan makhluk, seperti kapan sesuatu makhluk harus ada, bagaimana keadaannya, kapan akhir adanya dan sebagainya.

0 komentar:

Poskan Komentar