KOLEKSI PUSTAKA

KOLEKSI PUSTAKA

MENANTI DIBACA

MENANTI DIBACA

MEMBACA

MEMBACA

BUKU PUN TERSENYUM

BUKU PUN TERSENYUM
Selamat Datang dan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Mencari Teman


Shie Wei dan Chen Xie adalah teman baik. Pada suatu hari, dua orang ini bermain bersama ke atas gunung. Tiba-tiba, muncullah seekor beruang besar. Mereka terkejut dan lari ketakutan. Shie Wei, yang lebih cepat reaksinya, sempat memanjat pohon dan menutupi dirinya dengan daun-daunan. Pelan-pelan, beruang mendekati Chen Xie. Chen Xie yang ketakutan meminta tolong Shien Wei untuk menyelamatkannya ke atas pohon. Tapi, Shie Wei berpura-pura tidak mendengar.

Beruang itu semakin dekat. Chen Xie sudah berpikir, tamatlah riwayatnya kali ini. Karena sangat ketakutan, dia langsung pingsan di tempat. Beruang tersebut mendekati Chen Xie, lalu menciumnya dari kepala hingga kaki. Mengira Chen Xie sudah mati, beruang itu kehilangan selera dan berlalu pergi tanpa berbuat apa-apa.

Ketika beruang itu sudah pergi jauh, Shie Wei cepat-cepat turun dari pohon dan menyadarkan Chen Xie dengan menepuk-nepuk pipinya.

Shie Wei bertanya kepada Chen Xie. "Dari atas pohon, aku melihat beruang itu berbisik-bisik di telingamu. Apa yang dia tanyakan?"

Chen Xie berpikir sejenak, lantas menjawab, "Beruang itu menyampaikan kepadaku agar lebih berhati-hati dalam mencari teman. Carilah teman yang bisa saling membantu, katanya. Teman yang meninggalkan kita dalam kesulitan, bukanlah teman sejati. Beruang itu berpesan agar aku menjauhi teman yang semacam itu."

Shie Wei hanya bisa tertunduk malu, menyadari kesalahannya.

Hikmah:

Hati-hati memilih teman

0 komentar:

Poskan Komentar