KOLEKSI PUSTAKA

KOLEKSI PUSTAKA

MENANTI DIBACA

MENANTI DIBACA

MEMBACA

MEMBACA

BUKU PUN TERSENYUM

BUKU PUN TERSENYUM
Selamat Datang dan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Tafsir Q.S. Al Baqarah: 41

وَآمِنُوا بِمَا أَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ وَلا تَكُونُوا أَوَّلَ كَافِرٍ بِهِ وَلا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِ

Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. (Q.S. Al Baqarah: 41)

Dalam ayat ini terdapat empat macam perintah Allah yang ditujukan kepada Bani Israel, yaitu:

1. Agar mereka beriman kepada Alquran yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad saw, yaitu Rasul terakhir yang diutus Allah kepada seluruh umat manusia.

Walaupun keharusan ini pada hakikatnya telah termasuk dalam perintah Allah yang disebutkan pada ayat yang lalu, yaitu agar mereka memenuhi janji yang antara lain beriman kepada setiap rasul dan kitab yang dibawanya, namun Allah menegaskan lagi perintah ini secara khusus, untuk menunjukkan bahwa beriman kepada Alquran itu adalah sangat penting, sebab Alquran itu membenarkan apa-apa yang telah tercantum dalam kitab suci mereka, yaitu Taurat. Dan juga membenarkan kitab-kitab suci yang telah diturunkan Allah kepada Nabi-nabi yang sebelumnya. Perintah-perintah yang dibawa Alquran, antara lain perintah agar melakukan dakwah, meninggalkan perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun tidak, suruhan untuk berbuat kebaikan, larangan berbuat yang mungkar, mempercayai adanya hari akhirat, sebagai hari pembalasan. Hal itu sama dengan apa yang telah diserukan oleh Nabi Musa a.s. kepada mereka dan juga oleh nabi-nabi tersebut adalah sama, yaitu: mengokohkan yang hak, memberikan bimbingan kepada semua makhluk serta membasmi kesesatan yang telah mengotori akidah yang benar.

2. Agar mereka jangan tergesa-gesa mengingkari Alquran itu sehingga mereka menjadi orang yang pertama-tama mengingkarinya, padahal seharusnya merekalah orang yang mula-mula beriman dengannya, sebab mereka telah lebih dahulu mengetahui hakikat karena telah diberitakan dalam kitab suci mereka.

Dalam sejarah Nabi Muhammad saw, disebutkan bahwa ketika beliau datang ke Madinah, maka orang-orang Yahudi yang ada di sana mendustakan beliau. Kemudian diikuti pula oleh orang-orang Yahudi lainnya dari Bani Quraizah, Bani Nadir dan selanjutnya oleh semua orang-orang Yahudi.

3. Agar mereka jangan menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Maksudnya, mereka jangan berpaling dengan meninggalkan petunjuk-petunjuk Alquran itu untuk mengejar keuntungan yang sedikit, berupa harta ataupun pangkat. Keuntungan-keuntungan yang diharapkan itu adalah kecil sekali karena dengan demikian mereka tidak akan memperoleh rida Allah, bahkan sebaliknya mereka akan ditimpa azab-Nya di dunia ini dan di akhirat kelak.

4. Agar mereka bertakwa hanya kepada Allah semata-mata, yaitu dengan beriman kepada-Nya serta mengikuti yang benar dan meninggalkan kelezatan duniawi ini apabila ternyata kelezatan duniawi itu menghalangi pekerjaan-pekerjaan untuk mencapai kebahagiaan di akhirat kelak.

0 komentar:

Poskan Komentar