KOLEKSI PUSTAKA

KOLEKSI PUSTAKA

MENANTI DIBACA

MENANTI DIBACA

MEMBACA

MEMBACA

BUKU PUN TERSENYUM

BUKU PUN TERSENYUM
Selamat Datang dan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Fitnahan Orang-Orang Kafir


Sebagaimana telah kita pelajari dari Al-Qur`an, orang-orang beriman menghadapi sekelompok orang kafir dan munafik yang menggunakan berbagai cara untuk menyesatkan mereka dari jalan yang benar. Al-Qur`an memberika contoh rinci tentang penghinaan dan umpatan yang digunakan oleh orang-orang kafir,

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan." (Ali Imran: 186)

Dalam ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa kebohongan dan fitnah yang ditujukan kepada orang-orang beriman sebenarnya baik bagi mereka. Dalam ayat lainnya, Allah menghubungkan kenyataan tersebut dengan contoh lain di masa Nabi saw.,

"Seseungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar." (an-Nuur: 11)

Keadaan yang dihadapi oleh orang-orang beriman di masa lalu ini merupakan taktik yang dimainkan oleh para kaum kafir untuk menghalangi dan menjauhkan mereka dari ketaatan pada prinsip-prinsip Islam. Namun, orang-orang beriman tetap teguh menyakini bahwa maksud jahat ini pada akhirnya akan terungkap dan menguntungkan orang-orang beriman. Itulah mengapa mereka merespon fitnah mereka dengan sikap biasa saja dan bijaksana. Tak sekalipun mereka lupa bahwa kesabaran dan rasa percaya mereka pada Allah akan membawa kepada keberhasilan. Mereka menyadari -seperti yang dikatakan oleh Nabi s.a. w., "Barangsiapa yang tetap bersabar, Allah akan membuatnya sabar. Tak ada karunia yang lebih baik daripada kesabaran." (HR Bukhari)

Sebagaimana contoh-contoh di masa lalu tersebut, sangatlah penting bagi orang-rang beriman sekarang ini untuk menyerahkan diri mereka akan kebenaran bahwa segalanya berjalan sesuai dengan maksud Ilahi. Seorang mukmin yang hidup dengan prinsip-prinsip ini juga akan mendapat ganjaran terbesar di dunia. Karena Allah berjanji untuk menolong hamba-Nya yang percaya pada-Nya. Dan Dia memastikan bahwa mereka tidak akan menemukan jalan keluar lainnya selain dengan-Nya.

"Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal." (Ali Imran: 160)

0 komentar:

Poskan Komentar